Riky Rivai, 2031100003 (2024) KARAKTERISTIK MIE BASAH DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG AMPAS TAHU. Bachelor (S1) thesis, Universitas Widya Dharma.
![]() |
Text
Riky Fix.pdf Download (3MB) |
Abstract
Penelitian yang berjudul “Karakteristik Mie Basah Dengan Substitusi Tepung Ampas Tahu” bertujuan untuk mengetahui hasil uji kimia mie substitusi tepung ampas tahu meliputi kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak, kadar karbohidrat; analisis fisik yaitu uji elastisitas; analisis mikrobiologi yaitu analisis TPC maupun analisis uji organoleptik mie basah substitusi tepung ampas tahu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal yang terdiri dari 4 perlakuan yaitu tepung ampas tahu 0%: tepung terigu 100%, tepung ampas tahu 10% : tepung terigu 90%, tepung ampas tahu 20% : tepung terigu 80% , dan tepung ampas tahu 30% : tepung terigu 70% dengan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 2 kali, sehingga diperoleh 4 x 2 = 10 percobaan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA). Apabila terdapat perbedaan antar perlakuan dilanjut dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf signifikan 5% dan 1%. Substitusi tepung ampas tahu dengan tepung terigu pada pembuatan mie basah berpengaruh nyata terhadap kadar air, kadar protein, dan kadar karbohidrat, dan daya putus. Akan tetapi secara kuantitatif semakin banyak substitusi tepung ampas tahu ada kecenderungan kadar air semakin meningkat pada subitusi tepung ampas tahu berkisar 62,82% - 76,99%. Kadar abu mengalami peningkatan pada perlakuan substitusi tepung ampas tahu 10% : tepung terigu 90% sebesar 1,12% ; kadar protein berkisar 2,71% - 4,48%. Kadar lemak semakin meningkat berkisar 1,60% - 1,75%. Namun kadar karbohidrat cenderung mengalami penurunan dengan rerata berkisar 16,21% - 31,89% pada mie basah substitusi tepung ampas tahu yang dihasilkan. Daya putus pada mie dalam penelitian ini semakin menurun dan mudah putus dengan rerata berkisar antara 0,05 – 0,01 N/m-2. Mie basah substitusi tepung ampas tahu memiliki jumlah bakteri tumbuh lebih rendah dibandingkan dengan tepung ampas tahu. TPC dari tepung ampas tahu 1,92 x 105 setelah diolah menjadi mie basah menurun sekitar 2,2 x 104 – 6,9 x 104. Berdasarkan uji organoleptik, mie basah substitusi tepung ampas tahu yang dihasilkan mempunyai karakteristik nilai warna dengan skor 2,95 (putih kekuningan), nilai tekstur 3,45 (agak kenyal), dan nilai rasa 3,05 (gurih, agak terasa mie basah). Nilai kesukaan secara keseluruhan dengan skor 6,35 (suka). Kata Kunci: Mie Basah, Tepung Ampas Tahu, TPC.
Item Type: | Thesis (Bachelor (S1)) |
---|---|
Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
Divisions: | Fakultas Teknologi Hasil Pertanian > Teknologi Hasil Pertanian |
Depositing User: | Unwidha Perpustakaan Unwidha |
Date Deposited: | 04 Mar 2025 03:17 |
Last Modified: | 04 Mar 2025 03:17 |
URI: | http://repository.unwidha.com:880/id/eprint/4133 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |