PENGARUH KEPADATAN ARANG AKTIF DAN ZEOLIT SEBAGAI MEDIA FILTER AIR SUMUR DI INANWATAN

Kukuh Pangestu, 1742100009 (2023) PENGARUH KEPADATAN ARANG AKTIF DAN ZEOLIT SEBAGAI MEDIA FILTER AIR SUMUR DI INANWATAN. Bachelor (S1) thesis, Universitas Widya Dharma.

[img] Text
Kukuh Fix.pdf

Download (4MB)

Abstract

Air banyak dimanfaatkan di dalam setiap aspek kehidupan. Di dalam rumah tangga, air dipakai untuk dikonsumsi (air minum) dan juga dalam kebersihan. Di dalam industri-industri air dipakai sebagai air pendingin, pembangkit energi, dan bahkan sebagai bahan baku utama dalam industri tersebut. Dalam pemanfaatannya, air memiliki berbagai kriteria, dan kriteria-kriteria tersebut sangat bergantung kepada tempat dan tujuan air tersebut dimanfaatkan. Pada persyaratan-persyaratan kualitas air untuk konsumsi ada parameter yang disebut dengan kesadahan. Kesadahan merupakan istilah yang digunakan pada air yang mengandung kation penyebab kesadahan dalam jumlah yang tinggi, yang apabila dikonsumsi oleh masyarakat dalam jangka waktu yang lama akan mengakibatkan masalah kesehatan antara lain batu ginjal dan penyumbatan pembuluh darah. Air untuk keperkuan higiene sanitasi dapat digunakan untuk keperluan kebersihan perorangan seperti mandi dan sikat gigi, serta untuk keperluan cuci bahan pangan, peralatan makan dan pakaian. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang model laboratorium (purwarupa) filter air yang mampu mengolah air sumur yang berada di dekat muara sungai di Inanwatan, Papua Barat yang memiliki kesadahan yang tinggi. Dengan memvariasi ketebalan media filter yaitu zeolit dan arang aktif sehingga mendapatkan air yang sesuai dengan standar Persyaratan Air Higienis Sanitasi Menurut Per Men Kes RI No. 32 tahun 2017. Sampel air sumur yang diambil sebanyak 10 liter yang di masukkan kedalam jerigen yang sebelumnya sudah di bersihkan dengan air sumur yang sama. Hasil uji sampel air tanah selanjutnya dianalisa terhadap nilai ambang batas untuk menjadi dasar perancangan filter air. Unsur parameter air yang melebihi nilai ambang batas selanjutnya menjadi fokus utama untuk direduksi dengan filter hasil rancangan. Kemudian dilakukan pengujian akhir untuk mengetahui kualitas air hasil filtrasi dengan instrumen filter hasil rancangan. Hasil penelitian rancangan filter air sumur yang terbuat dari pipa PVC diameter 4 inchi dengan ketinggian 50 cm. Di dalam pipa tersebut terdapat media filter yang terdiri dari pasir vulkanik dengan ketebalan 8 cm, arang aktif 15 cm, zeolit 15 cm dan kerikil 7 cm. Diketahui bahwa kemampuan filter pertama mengalami penurunan parameter yang diperiksa antara sebelum dan sesudah filtrasi dengan ketebalan arang aktif dan zeolit 15 cm dengan ukuran butiran 4.760 mm. Penurunan terjadi pada parameter Mn dari 1,6 mg/liter menjadi 0,020 mg/liter, untuk parameter Kesadahan dari 1.560 mg/liter menjadi 119,7 mg/liter, untuk parameter Nitrit dari 3,14 mg/liter menjadi 0,005 mg/liter, untuk parameter Sulfat dari 640 mg/liter menjadi 22 mg/liter, untuk parameter biologi dari 460 menjadi 18. Semakin kecil ukuran butiran arang aktif dan zelolit maka akan semakin baik kadar air yang dihasilkan. Hasil uji akhir air sumur di Inanwatan menunjukan hasil air sesuai dengan baku mutu air higienis. Beberapa parameter kualitas air mengalami penurunkan diantaranya parameter Mangan (Mn) sebesar 98,75%, parameter Kesadahan sebesar 92,32%, parameter Nitrit sebesar 99,84%, parameter Sulfat sebesar 96,56% dan parameter Coliform sebesar 96,08%. Kata kunci : arang aktif, zeolit, air sumur

Item Type: Thesis (Bachelor (S1))
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Unwidha Perpustakaan Unwidha
Date Deposited: 05 Sep 2023 01:46
Last Modified: 05 Sep 2023 01:46
URI: http://repository.unwidha.com:880/id/eprint/3446

Actions (login required)

View Item View Item